Langsung ke konten utama

Postingan

Faktor Kunci yang Membuat Arsenal Mampu mengalahkan Liverpool di Super Big Match

Jember, 12 oktober 2022  Membahas faktor kunci yang  membuat Arsenal mampu mengalahkan Liverpool di Super Big Match adalah hal yang menarik. Lantas bagaimana faktor kunci yang  membuat Arsenal mampu mengalahkan Liverpool di Super Big Match? Berikut ulasan faktor kunci yang  membuat Arsenal mampu mengalahkan Liverpool di Super Big Match. Arsenal menjamu Liverpool pada Minggu Malam 09 September 2022 di Emirates Stadium London. Tersaji sebuah laga super big match anatara kedua tim besar inggris ini. Arsenal yang tampil konsisten sejak awal musim sedang dalam misi untuk kembali ke puncak klasemen karena disalip oleh Manchester City. Sedangkan Liverpool yang Skuadnya belum  ‘nyetel’ sedang ingin memperbaiki posisinya di papan klasemen yang masih terseok-seok dan berada di luar posisi 6 besar. Pertandingan berjalan alot dan menyuguhkan pertandingan yang atraktif. Liverpool mendominasi peredaran bola dengan penguasaan bola sebesar 56% dengan Jurgen Klop...

Ada yang Terasa Kurang Kalo Gak Ada Italia di Piala Dunia

  Ada yang Terasa Kurang  Kalo Gak Ada Italia di Piala Dunia (Edisi Penghobi Estetika Sepakbola) . Cepat dan lambatnya Jungkir balik nasib siapa yang tahu. Belum genap setahun yang lalu Italia jadi jawara eropa dan mendapatkan pujian dari pecinta sepak bola. Iya, dan kini Italia memastikan diri “Tidak lolos ke piala dunia” setelah kalah 0-1 dari Makedonia Utara di babak Play off. Kekalahan yang juga makin memebenamkan kesedihan pecinta Gli Azzuri karena gol Makedonia Utara tercipta di babak injury time 90+2. Genaplah sudah kesedihan itu apalagi jika melihat jalannya pertandingan Italia begitu mendominasi pertandingan. Berbekalkan shot 32 percobaan dan hanya 5 yang shot on target plus penguasaan bola 66%. Hanya saja semua peluang Italia tidak terwujud menjadi gol, miris. . Capaian Italia ini menyamai nasib Denmark (Juara Euro 1992) di tahun 1994 dan Yunani (Jawara euro 2004) di tahun 2006 sebagai jawara eropa yang tak lolos piala dunia.  Sebuah capaian yang terbila...

Mengapa filsafat itu penting ? (Arsip 2018)

  Mengapa filsafat itu penting ? . Arsip, Malang, 2018 . Filsafat mulanya ada untuk membantu manusia memankani dirinya sendiri. Iya, manusia bertanya : Apa itu manusia ? untuk apa aku ada ? Kemudian ketika pertanyaan itu terjawab, timbul pertanyaan baru yang berkaitan dengan manusia. Manusia itu hidup. Lalu manusia itu bertanya : Apa itu hidup ? Bagaimana itu hidup ? kapan hidup itu ? dan sebainya Kemudian ketika pertanyaan itu terjawab maka manusia timbul pertanyaan baru. Bahwa setelah hidup itu pasti mati. Kemudia timbul perntanyaan baru : Apa itu mati ? Mati itu bagaimana ? Setelah mati bagaimana ? Kok aku bisa mati ? siapa yang menetukan hidup dan matiku ? Begitulah manusia, makhluk yang selalu ingin bertanya dan mencari jawaban yang benarnya hakiki. Apapun itu, manusia pada dasarnya akan selalu berpikir yang berkaitan dengan dirinya sendiri. Itulah juga yang kemudian membuat adanya ilmu pengetahuan. Manusia menghadapi realita bahwa dia hidup di antara banyak be...

Cinta, Romantisme dan Ekonomi (Edisi Penghobi Cerpen)

  Cinta, Romantisme dan Ekonomi . Saya termasuk orang yang kurang berpengalaman perihal cinta dan memiliki jam terbang yang minim juga tentangnya. Hanya saja saya secara kebetulan beberapa kali bertemu dengan seseorang yang bercerita tentang pengalaman asmaranya dengan kisah-kisah yang menarik dan unik. Salah satunya ialah seseorang yang kadangkala ngajak saya bicara filsafat yang berat-berat curhat pada saya terkait pengalaman cintanya, sebut saja dia Cak Ndul. . Cak Ndul ini seorang perenung yang terlihat agak pendiam, introvertlah. Seorang laki-laki berusia 40 tahunan yang secara kebetulan duduk di hadapan saya saat saya sedang santai-santai di gardu perkampungan. Iya, orang ini tinggal tak jauh dari tempat kos saya di Malang. Terjadilah perbincangan antara dia dan saya. Tak lama kemudian perbincangan mengarah kepada topic percintaan. Dia curhat pada saya bahwa dia sudah bercerai dengan istrinya dank arena dia orangn yang melankolis hingga kini dia masih belum menikah ...

Singkat Cerita Terbentuknya Negara (Analisis melalui Matrealisme Historis)

Singkat Cerita Terbentuknya Negara (Analisis melalui Matrealisme Historis) Penulis : Muhammad Wildan Habibillah Dipublis oleh : LSIS (Lingkar Studi Ilmu-ilmu dan Isu-isu Sosial)                   Awalnya kita bersuku-suku lalu kini kita berbangsa-bangsa, bernegara-negara. Iya kita kini bernegara-negara.  Seperti apa itu negara ?  Perlukah kita mengetahui apa itu negara, perlukah ada negara ? mengapa ada negara. Mari kita bahas secara ringan-ringan saja.                 Pejamkan mata, mari kita bernostalgia pada masa lampau dalam pikiran kita. Bayangkan kejadian ini dengan imajinasi. Pada suatu kisah kita sebagai manusia masih berburu dan meramu. Hidup kita nomaden, berpindah-pindah secara berkelompok. Ikatan berburu secara berkelompok ini kemudian membuat kita memiliki rasa primodial keterikatan yang kemudian membu...

Perilaku Konsumen dan Alam Bawah Sadar (Sekilas tanggapan terhadap buku Philip Graves Consumer.ology) (Edisi Hobi Analisis Perilaku Konsumen)

  Perilaku Konsumen dan Alam Bawah Sadar (Sekilas tanggapan terhadap buku Philip Graves Consumer.ology) 5 Mei 2021             Pernahkah kita melakukan verifikasi atas apa yang kita lakukan dan pikirkan ? Pernahkah kita menyadari bahwa  kita belum tentu sepenuhnya sadar atas apa yang kita lakukan dan kita pikirkan ? Apa yang memenuhi kepala kita belum tentu menggambarkan kesadaran kita yang sesungguhnya. Bahwa kita ternyata seringkali bertindak dan berpikir karena dikontrol alam bawah sadar kita.  Sampai pada satu titik kita menyadari bahwa terkadang apa yang kita pikirkan itu tidak penting sama sekali.             Kita seringkali lupa dengan apa yang kita pikirkan kemarin dan kita secara mutlak tidak bisa memprediksi dan menentukan apa yang akan kita pikirkan di esok hari. Coba anda tes pada diri anda sendiri. Apa yang akan anda pikirkan esok hari dan apaka...

Apakah Aku Penyair ? (Edisi Penghobi Sastra)

  Apakah Aku Penyair ? (oleh : Wildan Rukana) Kau buat daku berjanji setia pada puisi-puisi ini, Bila jauh darinya aku merasa asing, Apakah Kau tulis begini ? Kau jua yang tahu akhir cerita daku……. . Apakah aku penyair ? Atau hanya sekedar penggores pena, Atau hanya sekedarnya manusia, Kau jua yang hanya tahu misterinya……. . Daku rindu Kau, Sunguh pabila jauh inti jiwa merintih berontak, Semacam rindu pada sebuah janji purba, “Kukatakan hanya Kau, hanya Kau” . Mati jua aku akhirnya, Sambil terus bertanya, Bisakah hidup sekerdar menjadi penyair saja, Apakah aku ini penyairmu ? Satu, Satu, Jua, Kau………………………………… (Dunia, 4 April 2022)